SPPG Polri Gembong Pati Salurkan MBG untuk Pelajar dan Balita
PATI – PATINEWSCOM
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan di Kabupaten Pati melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 03 YKB Cabang Pati, Polresta Pati, Senin (26/1/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan porsi makanan bergizi mulai didistribusikan ke sejumlah sekolah dan posyandu di wilayah Kecamatan Gembong.
Kapolresta Pati melalui Kabaglog Polresta Pati selaku PIC SPPG Polri Polresta Pati, Kompol Catur Kusuma Adhi memimpin langsung kegiatan pendistribusian tersebut dengan didampingi Ketua SPPG Gembong 03, Ahmad Saiq Luxder Sevit. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan berdasarkan Standar Prosedur Pelaksanaan Distribusi (SPPD) guna memastikan proses berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
"Pelaksanaan MBG hari ini kita lakukan sesuai SPPD, mulai dari tahap persiapan, pengemasan, hingga pendistribusian ke sekolah dan posyandu," ujar Kompol Catur saat meninjau langsung kegiatan di SPPG Gembong 03.
Kompol Catur menyebutkan, total penerima manfaat MBG mencapai 913 porsi. Rinciannya terdiri dari 370 porsi untuk siswa TK, 352 porsi untuk siswa SD, 85 porsi untuk siswa MTS, 95 porsi untuk siswa MA, serta 11 porsi untuk balita posyandu. "Semua data penerima sudah diverifikasi dan disesuaikan dengan SPPD agar tidak ada kekeliruan," katanya.
Menurutnya, program MBG memiliki tujuan utama meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan remaja sebagai generasi penerus. "Ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi bagian dari investasi kesehatan jangka panjang untuk anak-anak kita," tegas Kompol Catur.
Ia juga mengapresiasi peran Ketua SPPG dan seluruh tim yang terlibat, mulai dari ahli gizi, ahli keuangan, hingga asisten lapangan. "Ketua SPPG beserta seluruh personel bekerja sesuai SPPD dan menjalankan tugasnya secara profesional," ungkapnya.
Adapun menu MBG yang dibagikan kali ini meliputi nasi putih, opor ayam, tempe crispy, tumis wortel, labu siam, serta buah semangka. Menu tersebut disusun oleh ahli gizi untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi para penerima manfaat.
Untuk mendukung kelancaran distribusi, SPPG Gembong 03 mengoperasikan dua unit kendaraan Suzuki Carry Box. "Dengan kendaraan operasional ini, pendistribusian bisa tepat waktu sesuai jadwal SPPD yang telah ditetapkan," kata Kompol Catur.
Kompol Catur berharap program MBG di wilayah Pati dapat terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. "Kami dari Polresta Pati berkomitmen mengawal program ini agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak," pungkasnya.
(pn/ dok Humas Resta Pati)
#pati #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang
PATI – PATINEWSCOM
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan di Kabupaten Pati melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 03 YKB Cabang Pati, Polresta Pati, Senin (26/1/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan porsi makanan bergizi mulai didistribusikan ke sejumlah sekolah dan posyandu di wilayah Kecamatan Gembong.
Kapolresta Pati melalui Kabaglog Polresta Pati selaku PIC SPPG Polri Polresta Pati, Kompol Catur Kusuma Adhi memimpin langsung kegiatan pendistribusian tersebut dengan didampingi Ketua SPPG Gembong 03, Ahmad Saiq Luxder Sevit. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan berdasarkan Standar Prosedur Pelaksanaan Distribusi (SPPD) guna memastikan proses berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
"Pelaksanaan MBG hari ini kita lakukan sesuai SPPD, mulai dari tahap persiapan, pengemasan, hingga pendistribusian ke sekolah dan posyandu," ujar Kompol Catur saat meninjau langsung kegiatan di SPPG Gembong 03.
Kompol Catur menyebutkan, total penerima manfaat MBG mencapai 913 porsi. Rinciannya terdiri dari 370 porsi untuk siswa TK, 352 porsi untuk siswa SD, 85 porsi untuk siswa MTS, 95 porsi untuk siswa MA, serta 11 porsi untuk balita posyandu. "Semua data penerima sudah diverifikasi dan disesuaikan dengan SPPD agar tidak ada kekeliruan," katanya.
Menurutnya, program MBG memiliki tujuan utama meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan remaja sebagai generasi penerus. "Ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi bagian dari investasi kesehatan jangka panjang untuk anak-anak kita," tegas Kompol Catur.
Ia juga mengapresiasi peran Ketua SPPG dan seluruh tim yang terlibat, mulai dari ahli gizi, ahli keuangan, hingga asisten lapangan. "Ketua SPPG beserta seluruh personel bekerja sesuai SPPD dan menjalankan tugasnya secara profesional," ungkapnya.
Adapun menu MBG yang dibagikan kali ini meliputi nasi putih, opor ayam, tempe crispy, tumis wortel, labu siam, serta buah semangka. Menu tersebut disusun oleh ahli gizi untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi para penerima manfaat.
Untuk mendukung kelancaran distribusi, SPPG Gembong 03 mengoperasikan dua unit kendaraan Suzuki Carry Box. "Dengan kendaraan operasional ini, pendistribusian bisa tepat waktu sesuai jadwal SPPD yang telah ditetapkan," kata Kompol Catur.
Kompol Catur berharap program MBG di wilayah Pati dapat terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. "Kami dari Polresta Pati berkomitmen mengawal program ini agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak," pungkasnya.
(pn/ dok Humas Resta Pati)
#pati #jateng #fyp #virals #jangkauansemuaorang
Pada Sen, 26 Jan 2026 pukul 13.58 Redaksi Patinews <redaksipatinews@gmail.com> menulis:
HUT ke-20 RS KSH Group Gelar Lokakarya, Siap Buka RS ke-4 di RembangPATI, 25 JANUARI 2026 – RS KSH Group mengumumkan penyelenggaraan Lokakarya Manajemen Tahunan 2026 dengan tema "2 Decade Dedicated to Better Quality Care with AI and Smart Hospital Networking". Acara ini menjadi momentum untuk menyambut ulang tahun ke-20 grup rumah sakit yang telah berdiri sejak dua dekade silam, sekaligus mempersiapkan peluncuran RS KSH Rembang sebagai unit ke-4 pada tanggal 9 Mei 2026 mendatang.Dalam sambutannya, Dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng, menyampaikan bahwa perjalanan KSH dimulai dari RS KSH Pati, RS KSH Tayu, dan RS KSH Semarang. Kini, dengan hampir rampungnya pembangunan dan perijinan RS KSH Rembang, grup semakin memperluas jangkauan pelayanan kesehatan premium untuk mendekatkan akses layanan berkualitas kepada masyarakat."Kita berkomitmen tidak hanya meningkatkan kualitas, tetapi juga membuktikan bahwa pelayanan kesehatan Indonesia mampu bersaing dengan negara tetangga seperti Malaysia," ujar Dr. Benny. Ia menambahkan bahwa setiap tahunnya Indonesia kehilangan lebih dari 200 triliun rupiah devisa akibat perawatan warga di luar negeri, padahal fasilitas setara sudah tersedia di dalam negeri.Menurutnya, perbandingan yang sering dilakukan masyarakat perlu mempertimbangkan komponen biaya yang berbeda. Pelayanan hospitality di luar negeri biasanya sudah termasuk biaya perjalanan, akomodasi, dan konsumsi, sementara di Indonesia masyarakat sering mengharapkan layanan premium melalui BPJS yang memiliki skema berbeda. "Dengan penerapan Smart Hospital berbasis IoT dan AI, kami yakin bisa memberikan layanan lebih baik dari yang ada di Malaysia," tegasnya.MENJADI RS BERBASIS KOMPETENSI, SIAP HADIRI ERA BARU PELAYANAN KESEHATANRS KSH Group juga tengah mempersiapkan diri menghadapi transisi sistem pelayanan kesehatan nasional dari berbasis kelas dan regionalisasi BPJS ke berbasis kompetensi. Tujuan utama adalah memastikan pasien mendapatkan perawatan sesuai tingkat keparahan penyakit dan kemampuan rumah sakit, tanpa harus melalui proses rujukan yang memakan waktu."Saat ini, seluruh unit RS KSH sedang mengantongi status kompetensi starifikasi Madya, dengan beberapa yang akan melangkah ke starifikasi Utama," jelas Dr. Benny. Grup juga telah melakukan digitalisasi sesuai standar Kementerian Kesehatan, sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan pelayanan.INOVASI TERBARU DARI KSH INNOVATION DAY: HADIRKAN TEKNOLOGI DAN LAYANAN BERKELASPada KSH Innovation Day yang digelar pada 1 November 2025 silam, grup telah meluncurkan sejumlah inovasi unggulan:- Heart Center: Dilengkapi dengan fasilitas Cathlab dan ICVCU (ICU Kardiovaskular) yang memenuhi standar nasional, dilayani oleh tim dokter spesialis jantung intervensi berpengalaman yaitu dr. Maya Rosana Amalia, S.S., Sp.JP(K), FIHA dan dr. Mustika Mahbubi.- Child Development Center: Gedung dengan desain postmodern yang dirancang untuk memacu kreativitas, perkembangan fisik, dan kecerdasan anak, termasuk mereka yang mengalami kendala dalam pertumbuhan.- Tim Kartini: Layanan eksklusif yang seluruhnya ditangani oleh tim wanita untuk pasien wanita, tersedia pada layanan Red Carpet Service di RS KSH Pati dan Tayu.- CT Scan 160 Slice berbasis AI: Pesawat terbaru dengan fitur Predictive Result AI dan desain ruangan tema bawah laut yang menyenangkan. Alat ini mampu memproses data pemeriksaan secara otomatis untuk berbagai sistem organ tubuh dalam waktu singkat, membantu dokter bekerja lebih cepat dan akurat.PERENCANAAN PEMBANGUNAN LANJUTAN DAN MUTASI PEJABATSelain RS KSH Rembang, RS KSH Group telah merencanakan pembangunan unit baru di Jepara (Kecamatan Mayong) dan Demak. Dalam hal pengelolaan, dilakukan pula mutasi pejabat strategis:- drg. R. Basoeki Soetardjo, MMR (mantan Direktur RSUD Moewardi Solo) menjabat sebagai Direktur RS KSH Tayu.- dr. H. Irawan Sanjoto Putro, Sp.OG yang sebelumnya memimpin RS KSH Tayu akan menjadi Direktur RS KSH Rembang.Dr. Benny mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, termasuk Kadinkes Provinsi Jawa Tengah, Pj. Bupati Pati, Forkompimda, Kepala BPJS Kabupaten Pati, serta masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada RS KSH Group. "Marilah kita terus berbagi melalui pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi sesama yang membutuhkan," pungkasnya.Sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, disampaikan pantun khusus:Berhenti di BangJo di belakang garisNaik motor tidak usah ngebutTerima kasih dokter dan paramedisUntuk pelayananmu bagi masyarakatPergi ke Pati naik keretaBerangkatnya dari JakartaHari ini hari istimewaLokakarya di RS KSH kita.