Monday, May 27, 2019

17 PTT Bidan di Demak Terima SK CPNS

Bupati Demak, H.M Natsir saat menyerahkan SK CPNS kepada 17 PTT Bidan di Lingkungan Dinas Kesehatan Demak, di Gedung Grahadika Bina PrajaSenin (27/5) 

Jatenghits, Demak- Sebanyak 17 orang PTT Bidan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Senin (27/5) menerima SK CPNS yang secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Demak, H.M Natsir di Gedung Grahadika Bina Praja.

Dalam kesempatan tersebut, selain menyerahkan SK CPNS, Natsir juga menyerahkan SK Kenaikan Pangkat periode April 2019 kepada 23 PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak.

Dalam sambutanya, selain mengucapkan selamat kepada para penerima SK, Bupati juga berpesan kepada para penerima SK CPNS bahwa menjadi ASN adalah amanah untuk melayani masyarakat yang dituntut untuk Humanis dan Profesional. Sedangkan ASN yang menerima SK kenaikan pangkat, Natsir berharap bahwa ini merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan Kinerja dan profesionalitas.

"Semoga dengan hadirnya SK ini akan menjadi motivasi bagi para Bidan PTT untuk mengoptimalkan prestasi kerja dan semangan mengabdi melayani masyarakat," Ungkapnya.

Sementara Kepala BKPP Kabupaten Demak Hadi Waluyo, SH., M.Pd. menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Demak mendapatkan alokasi CPNS formasi Bidan PTT Kemenkes sejumlah 17 orang dan telah ditetapkan dengan keputusan Bupati Demak tentang pengangkatan CPNS PTT Bidan tahun 2019. “SK pengangkatan CPNS PTT Bidan mulai berlaku dengan TMT 1 Mei 2019,” ungkap Hadi.

Hadi Waluyo menjelaskan bahwa 17 Bidan PTT yang menerima SK CPNS tersebut berasal dari UPT-UPT yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan diantaranya:  Formasi di Puskesmas Demak I, 1 formasi di Puskesmas Demak II, Puskesmas Mranggen II dan III masing-masing 1 formasi, Puskesmas Wonosalam I dan II masing-masing 1 formasi, 1 formasi di Puskesmas Karang tengah, 1 Formasi di puskesmas Karangawen I, 1 formasi di Puskesmas Sayung I, 1 di Puskesmas Bonang II, 1 di Puskesmas Kebonagung, 2 di Puskesmas gajah I, 2 di Puskesmas Wedung II, dan 2 di Puskesmas Guntur I.

"Semoga dengan penerimaan SK CPNS oleh Bidan PTT bisa mendongkrak motivasi kerja dan semangat melayani masyarakat karena kejelasan status dan penambahan income," Pungkasnya. 
Share:

Sebabkan Macet, Bupati Intruksikan Pembatas Jalan Depan SPBU Tanggulangin Dibongkar

Bupati Kudus, H.M Tamzil saat memantau kemacetan di depan SPBU Tanggulangin, Senin (27/5)
Foto Dok Diskominfo Kudus/Istimewa
Jatenghits, Kudus - Kemacetan panjang yang terjadi di ruas Jalan Raya Demak Kudus terutama yang menuju arah masuk Kota Kudus yang terjadi beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari Bupati Kudus H.M. Tamzil dengan melakukan pantauan langsung di sekitar titik kemacetan pada senin siang (27/5).

Pantauan tersebut dilakukan karena adanya keluhan masyarakat tentang semrawutnya kondisi lalu lintas karena adanya kemacetan yang disebabkan penumpukan kendaraan disekitar jembatan Kolonel Sunandar masuk arah Kudus.

Dari pantauan diketahui bahwa penyebab kemacetan di titik tersebut adalah pembatas jalan di depan SPBU Tanggulangin yang menyebabkan penyempitan jalan sehingga Bupati Tamzil mengintruksikan agar pembatas tersebut di bongkar untuk mengurai penumpukan kendaraan dari arah Demak. Awalnya pembatas jalan tersebut dipasang untuk digunakan akses kendaraan menuju SPBU, perusahaan swasta dan pemukiman warga.

"Sore ini juga saya akan memerintahkan agar pembatas jalan di depan SPBU dibongkar untuk memperluas jalan menuju kota" Ujar Tamsil.

Menurut Tamsil, penumpukan kendaraan dari arah Demak disebabkan karena kendaraan yang melintaasi jembatan ke arah Kota Kudus yang seharusnya bisa langsung ambil kiri karena adanya pembatas tersebut justru terhalang oleh pembatas yang menyebabkan penumpukan kendaraan. Apalagi menjelang lebaran, volume kendaran yang melintasi jalur tersebut dari arah barat bertambah.

Selain mengintruksikan pembongkaran pembatas jalan yang menyebabkan kemacetan, Tamzil juga akan memerintahkan agar jalur dikembalikan seperti semula yaitu satu jalur menuju kota tanpa traffic light dan satu jalur menuju jalan lingkar dengan traffic light.
"Untuk antisipasi arus mudik, tolong jalur dikembalikan seperti semula agar lalu lintas menuju Kota Kudus kembali lancar," Tegasnya
Share: