Senin, 15 Oktober 2018

Marching Band SD Negeri 1 Ngalian Semarang maju tingkat Dunia.



jatenghits-SEMARANG - Marching Band SD Negeri 1 Ngaliyan  Semarang dan Marching Band SMP Negeri 01 Ngaliyan Semarang akan maju berlaga dalam Kejuaraan Internasional Marching Band memperebutkan Piala Raja Hamengku Buwono pada Sabtu-Minggu (20-21/10) mendatang di Yogyakarta.

Hampir semua persiapan yang terkait dilakukan oleh panitia dan kedua tim agar dapat optimal menampilkan yang terbaik pada kompetisi internasional yang akan mereka ikuti di Yogyakarta.

Field Commander Marching Band Gita Bahana SMP Negeri 1 Semarang, Anisa Rahmawati, mengatakan, dirinya optimis akan menjadi juara dan yang terbaik dalam lomba Marching Band Kejuaraan Internasional tersebut.

Pasalnya, dari berbagai ajang dan prestasi yang telah diikuti menjadi modal pengalaman baginya untuk dapat tampil yang terbaik. Tak hanya itu, latihan rutin juga dilakukan agar dapat menoleh prestasi dalam ajang tersebut.

"Kami latihan rutin bahkan menjelang lomba ini bisa sampai lima kali seminggu. Persiapannya insyaallah sudah cukup, sejauh ini persiapan sudah 90 persen. Kami yakin kami mampu menampilkan lebih baik," tandasnya, saat konser pamit dengan Wali Kota Semarang, Senin (15/10).

Meskipun hampir rutin setiap hari latihan, Anisa, mengaku selalu semangat dalam latihan tak kenal lelah karena support yang diberikan dari berbagai pihak sangat besar.
"Walaupun lelah tapi tidak terasa. Soalnya, kalah dengan semangat yang kami punya," imbuhnya.
"Kami diajari tepat waktu, disiplin, saling menghargai. Kami dilatih LDK dalam acara kemah bersama," kata Anisa.

Target untuk ajang kompetisi internasional ini, timnya dapat membawa piala Raja Hamengku Buwono dan dapat menjadi field commander terbaik.
"Dalam lomba piala presiden tahun lalu, saya mendapat penghargaan sebagai the best field commander. Saya yakin ajang kali ini saya akan kembali mendapat penghargaan itu," ucapnya.

Senada dengan yang dikatakan oleh Field Commander Marching Band Gita Swara SD Negeri Ngaliyan 01, Chika Aneila Aradany. Dirinya juga yakin akan membawa pulang piala raja Hamengku Buwono pada ajang kali ini.
"Hampir setiap hari kami latihan dengan sungguh-sungguh.

Harapannya bisa membawa nama baik sekolah kami," tutur Chika.

Sementara itu, Ketua Marching Band SMP Negeri 1 Semarang yang sekaligus Penasihat Marching Band SD Negeri Ngaliyan 01, Ahmad Suwarno, mengatakan, persiapan untuk kejuaraan internasional tersebut sudah dilakukan sejak Februari 2018 lalu.
"Tiga bulan belakang sangat intensive sekali, kami tambah waktu latihannya hingga lima kali dalam seminggu," tutur Ahmad.

Tidak hanya cukup dengan latihan, Ahmad juga mengundang konsultan dari Yogyakarta untuk menilai bahwa Marching Band SMP Negeri 1 Semarang dan SD Negeri Ngaliyan 01 layak dan siap untuk dilombakan tingkat internasional.
Terkait dengan tema, Ahmad menerangkan kedua sekolah tersebut mengusung tema yang berbeda. Marching Band SMP Negeri 1 Semarang mengusung tema Roro Jonggrang, sedangkan Marching Band SD Negeri Ngaliyan 01 mengusung tema keluarga sejahtera.
Dia melanjutkan, lomba ini tidak lepas dari berbagai kalangan diantaranya orang tua, sekolah, dan pemerintah.
"Yang luar biasa dukungan orang tua. Mereka sangat berperan dalam memberi dukungan anak-anak untuk nabung secara gotong royong," jelasnya.
Ahmad menargetkan kedua sekolah tersebut akan membawa piala raja Hamengku Buwono. Pasalnya, sejumlah prestasi telah didapatkan oleh kedua sekolah tersebut mulai dari tingkat provinsi hingga nasional.

"Terakhir, Marching Band SMP Negeri 1 Semarang telah berhasil memperebutkan piala presiden dan berkesempatan tampil di istana negara pada HUT RI kemarin," jelasnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, sangat bangga dan senang kepada kedua tim marching band tersebut lantaran turut mengharumkan Kota semarang ketingkat nasional bahkan sebentar lagi tingkat dunia internasional. Prestasi mereka pantas kita apresiasi. Kata Hendy.
"Kebanggaan terhadap kota Semarang harus diciptakan, tidak hanya di kembangkan oleh pemerintah saja. Konsep bergerak bersama harus terus diwujudkan. Kalau diikuti prestasi yang lain, Kota Semarang akan semakin membanggakan. Imbuh Hendi.
pesan kepada anak-anak supaya tetap dijaga stamina dan bisa tampil secara maksimal tanpa beban.
"Jangan pernah ada beban. Apalagi sudah mewakili kota Semarang pada saat HUT RI di istana negara. Jadi, tingkatnya sudah tingkat paling top se-Indonesia," tutur Hendi.
Sebagai motivasi, Hendi menuturkan, akan memberikan bonus kepada kedua sekolah tersebut jika berhasil menjadi juara lomba dalam ajang Kejuaraan Internasional tersebut.
"Saya secara pribadi akan memberikan bonus. Jika menjadi juara satu masing-masing sekolah saya kasih Rp 15 juta, juara dua Rp 10 juta, dan juara 3 Rp 5 juta.
Disqus Comments